You are here: Home

ENTASKAN KEMISKINAN, BUPATI TAKALAR SERIUSI PERCEPATAN BANTUAN ORANG MISKIN Featured

Published in Pemerintahan
Written by  08 August 2018
Rate this item
(0 votes)

Setelah sukses memperjuangkan jumlah penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) yang sebelumnya 6244 di tahun 2017 dan mengalami peningkatan naik menjadi 13,837 di tahun 2018.

Bupati Takalar Syamsari Kitta terus berkoordinasi dengan pihak kementrian terkait dan dinas Sosial provinsi Sulsel untuk meningkatkan perhatian kepada masyarakat miskin di Takalar. Salah satu upaya perhatian dan pengentasan kemiskinan seperti kehadiran Bupati Takalar di rapat koordinasi (Rakor) percepatan penyaluran Bansos program PKH, BPNT, dan Rastra dimana di Agustus ini Tuntas. “Perlu diketahui bahwa jumlah penerima manfaat PKH baru sekitar 5 persen dari total penduduk miskin kita yang menurut BPS thn 2017 berjumlah 26,990 jiwa. Jadi kita masih memiliki PR sekitar 4-5 persen lagi. Oleh karena itu kita harus koordinasi pusat dan provinsi sehingga orang miskin ini kita bisa selesaikan secara bersama-bersama.”Kata Syamsari Kitta. Ia menambahkan, untuk memaksimalkan upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan di Takalar. Bupati Takalar melakukan beberapa langkah yang yaitu:

Pertama, Konsolidasi data kemiskinan, selain dari data dinsos juga kita memverifikasi lagi melalui pemerintah desa dengan melibatkan semua unsur, yang tidak layak dikeluarkan dan yang belum terdata agar dimasukkan lagi.

Kedua, Mengumpulkan semua data dari desa dan memperjuangkan ke pusat dan pemprov, sisanya akan kami programkan melalui APBD Takalar. Contoh kita bertekad agar tak ada lagi orang miskin yang tak dapat jaminan KIS/BPJS. “Semua ini kita usahakan agar pemberian bantuan tepat sasaran, dan masyarakat Takalar dapat merasakan kesejahteraan dari program pemerintah.”Ujarnya.

Dok. Humas & Protokol

Social Facebook

Social Twitter

Alamat Kantor

Jalan Jend. Sudirman No. 26 Takalar 92212
Telp. (0418) 21116, 21132
Fax. (0418)21105
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.