You are here: Homewebsite
website

website

Bencana alam gempa bumi dan tsunami yang memporak-porandakan Kota Palu, dan Donggala Sulawesi Tengah, menelan ratusan korban jiwa (28/9/2018) yang lalu. Sejak hari pertama pertemuan, hingga saat ini jumlah korban yang ditemukan semakin bertambah, sementara pasokan makanan dan logistik terbatas. Untuk membantu para korban gempa, Pemerintah Kabupaten Takalar, mengirimkan tim relawan yakni tim reaksi cepat (TRC) dan tim medis serta mengirim bantuan logistik ke Palu.

Kepala BPBD Takalar Drs. H. Muhammad Taufik. M.Si memimpin langsung pemberangkatan tim relawan yang berjumlah 8 orang.  Rencananya, tim relawan tersebut akan bergabung dengan relawan lain dan akan berangkat di Lanud Hasanuddin, hari ini Minggu (30/8/2018) sekitar pukul 15.00 Wita. "Tim rencananya akan diberangkatkan melalui udara di Lanud Hasanuddin, total delapan tim yang diberangkatkan dengan membawa bantuan logistik," Jelas Kepala BPBD Takalar Drs. H. Muhammad Taufik. M.Si.

Bupati Takalar menyampaikan, pengiriman relawan serta bantuan logistik ke Palu merupakan wujud dari kepedulian pemkab Takalar terhadap bencana alam yang menimpa Kota Palu, dan Donggala. "Atas nama Pemkab dan Masyarakat Takalar  turut berbela sungkawa atas musibah Gempa dan tsunami di Sulteng dan kami mendoakan para korban dan situasi segera pulih kembali. Pengiriman Tim BNPB dan Dinsos serta relawan dari masyarakat Takalar ini adalah wujud solidaritas kami," Ujar H. Syamsari. Selain memberangkatkan tim TRC, sejumlah relawan medis juga rencananya diberangkatkan ke Palu untuk membantu korban gempa. "Pemkab akan terus koordinasi dengan semua komponen masyarakat di Takalar yang juga punya misi yang sama," Tambah H. Syamsari.

Dok. Humas & Protokol

Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're,S.Sos  serahkan langsung Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Perubahan APBD T.A 2018 kepada Ketua DPRD Kab. Takalar H. Jabir Bonto,SE.,MM disaksikan oleh para Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Takalar  di Ruang Rapat Lantai II Kantor DPRD Kab. Takalar. Jum'at (28/9/2018) siang.

Turut hadir dalam acara tersebut Pj. Sekda Takalar Drs. H. Arsyad,MM, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah  Kabupaten Takalar H.  Basri Sulaeman, SE, MM bersama  para pimpinan OPD lainnya, serta Para Kabag. Setda. Kab. Takalar.

Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're,S.Sos dalam sambutannya mengatakan diantaranya bahwa kebijakan umum anggaran dan PPAS memuat kebijakan umum dan platform anggaran terkait dengan penyesuaian kondisi-kondisi yang terjadi pada APBD tahun 2018. Penyesuaian kondisi yang terjadi tersebut seperti perubahan - perubahan akibat dari konstelasi politik, perekonomian dan lain-lain pada tahun 2018. "Dan untuk 22 Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati untuk tahun 2018 dijabarkan lebih lanjut dalam sepuluh prioritas program pembangunan yang meliputi peningkatan produksi ternak,  peningkatan taraf hidup petani, peningkatan taraf  hidup nelayan, meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan gratis, Pembangunan Infrastruktur Daerah (PID),  peningkatan kualitas dan produktifitas tenaga kerja, pembangunan kawasan wisata Terpadu serta pemenuhan layanan kebutuhan dasar masyarakat". Tambah Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're,S.Sos dalam sambutannya.

Dok. Humas & Protokol

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.,MM kembali mendapatkan penghargaan dari "Tim Anugerah Pendidikan Indonesia" kategori Bupati sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan tertinggi terhadap prestasi yang telah dicapai berkat dedikasi dan perjuangan yang menorehkan prestasi dan menjadi sumber inspirasi dengan upaya peningkatan kompetensi guru terbaik di Indonesia. Penghargaan yang di inisiasi oleh Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) tersebut diserahkan langsung oleh Ketua IGI Muh. Ramli Rahim di Jakarta Convention Center pada hari Jumat 28 September 2018.

Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.,MM  mengatakan pendidikan merupakan hak pelayanan dasar maka dari itu kompetensi seorang guru sebagai pemeran utama dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa harus terus ditingkatkan. “Saya berharap organisasi profesi seperti PGRI dan IGI selalu bekerjasama dengan pemerintah dalam memajukan pendidikan di Kabupaten ”Ucapnya. Sebelumnya menteri pendidikan dan kebudayaan RI Muhajir Efendi dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi atas kegiatan yang telah digagas oleh PP IGI untuk menginspirasi guru Indonesia.

Dok. Humas & Protokol

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Prov. SulSel Arman Sahri Harahap, SE. MM membawakan ceramah umum di kabupaten Takalar dihadiri Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se’re, S.Sos. Kamis (27/9/2018). Ceramah yang berlangsung di Gedung Islamic Centre Tersebut mengangkat tema tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Keuangan Desa Tahun 2018.

Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're, S.Sos pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya ceramah umum ini dan diharap para aparat pengelola keuangan mendapatkan tambahan ilmu dalam mengelola keuangan daerah maupun keuangan desa. "Dengan adanya ceramah umum ini, saya harap jajaran Aparat terkait di Kab. Takalar baik tingkat Dinas, Camat, Kepala Desa/Lurah dapat mengelola keuangan masing-masing secara maksimal dan tidak ada lagi aparatur  pemerintah yang terkait dengan hukum". Harap Wakil Bupati Takalar.

Sementara itu Kepala perwakilan BPKP Prov. SulSel Arman Sahri Harahap, SE. MM dalam ceramah umumnya di hadapan para peserta menyampaikan bahwa untuk mencapai tujuan dalam pelaksanaan Pengelolaan Keuangan Daerah maupun  Keuangan Desa harus dilakukan secara efisien karena diketahui sumber daya yang dimiliki terbatas sehingga dapat melakukan pengawasan yang objektif maupun independen dalam memberikan nilai tambah untuk suatu daerah yang jauh lebih baik. Lanjut dijelaskan bahwa BPKP mengembangkan tiga strategi yaitu strategi freehentif  (penyadaran), strategi freepentif (pencegahan dini),serta tindakan yang bersifat refesif (penegakan hukum) dalam hal pengawasan suatu daerah. "Aparat Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Keuangan Desa di lakukan untuk memberikan jaminan mutu terhadap pelaksanaan kegiatan apakah sudah dilaksanakan atau dikerjakan secara benar atau tidak. Melaui tugas dari aparat pengawas ini ada dua tugas yang dilakukannya yakni consulting activity (kegiatan yang bersifat konsultasi), dan kegiatan-kegiatan dalam hal penjaminan mutu". Tambah Arman Sahri Harahap dalam ceramah umumnya. Para kepala OPD, Para Camat, Lurah dan kades se- kab Takalar juga turut hadir dalam acara tersebut.

Dok. Humas & Protokol

Pundi-pundi emas untuk kontingen kabupaten Takalar kembali bertambah dari cabang olahraga atletik lari jarak 200 meter putri. Kamis (27/9/2018) pukul 15.30 wita.

Emas ketiga untuk Takalar ini dipersembahkan oleh Sri Wahyuni yang berhasil mengalahkan rivalnya dari kabupaten Wajo dan Kabupaten Sinjai. Dengan tambahan emas dari atletik lari 200 m ini, total raihan medali kontingen Takalar pada Porda XVI Sulsel yang berlangsung di Kabupaten Pinrang sebanyak 14 medali, yang terdiri dari 3 emas, 2 perak, dan 9 perunggu.

Dua medali emas diperoleh dari cabang olahraga atletik lari, 6 medali perunggu dari Cabang olahraga Tinju, 1 perunggu dari cabang olahraga Karate, 1 perunggu dari ganda campuran tennis meja, 1 perunggu dari atletik lari 200 m, 1 medali perak dari lari 400 m, 1 medali perak lainnya dari cabor tennis meja beregu.

Dok. Humas & Protokol

Mewakili kabupaten Takalar, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattalassang berhasil meraih juara terbaik ke empat atau harapan I dalam lomba kelurahan Terpadu tingkat provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (27/9/2018).

Diketahui lomba Desa/Kelurahan terpadu ini diikuti sebanyak 17 kota/kabupaten di Sulsel yang pesertanya terdiri dari 13 desa dan 5 kelurahan. Penghargaan diterima oleh Lurah Bajeng Syafaruddin di dampingi kepala Dinas PMD Takalar Andi Guntur dan Camat Pattalassang Hj. Hijriyah dan diberikan langsung oleh Gubernur Sulsel Prof. Dr. M. Nurdin Abdullah, M.Agr yang berlangsung di Hotel Four Point Makassar. Lurah Bajeng Syafaruddin, menjelaskan kelurahannya terpilih menjadi terbaik keempat atau juara harapan satu karena beberapa aspek penilaian seperti kebersihan lingkungan, TPS 3R yang hanya dimiliki oleh Kelurahan Bajeng, kemudian Siskamling, serta administrasi kelurahan yang lengkap. "Cukup banyak aspek penilaian dalam lomba kelurahan terpadu ini, khusus kita di kelurahan Bajeng, salah satu aspek penilaian yang menonjol yaitu dari aspek kebersihan lingkungan, kemudian dari pengolahan sampah dan kami punya TPS 3R di Bajeng ini. Ada juga mengenai administrasi kelurahan, siskamling, serta PAUDnya. Dan penilaian ini telah berlangsung sejak 9 Juli hingga 2 Agustus 2018," Jelas Syafaruddin.

Sementara, Camat Pattalassang Hj. Hijriyah menambahkan bahwa dari total sembilan kelurahan di Kecamatan Pattalassang, kelurahan Bajeng sejak tiga tahun terakhir menjadi wakil Takalar yang lolos pada lomba kelurahan tingkat provinsi. "Kami ucapkan banyak terima banyak kepada seluruh stakeholder yang membantu mensukseskan capaian kelurahan Bajeng ini, terkhusus buat Ketua TP PKK Takalar. Dan harapan saya kedepan, buat teman-teman lurah di Pattalassang mari kita tetap menjaga kekompakan kita," Jelas Camat Pattallassang.

Keberhasilan yang diraih kelurahan Bajeng disambut antusias warga dengan melakukan arak-arakan piala berkeliling kecamatan Pattalassang.

Dok. Humas & Protokol

Pasangan ganda putra cabor tennis meja menyumbangkan emas kedua bagi kabupaten Takalar setelah berhasil menumbangkan tuan rumah dengan skor 3-2 pada pertandingan yang berlangsung di Jl. Lasinrang, Kabupaten Pinrang, Rabu (26/9/2018) malam.

Ganda putra Takalar yang merupakan saudara kandung yakni Ilham dan Ihsan menumbangkan pasangan ganda putra tuan rumah Marwan dan Heril dengan pertarungan yang cukup sengit. Pelatih tennis meja yang tak lain merupakan ayah dari kedua atlet ini, Ridwan Mansyur mengungkapkan bahwa pertandingan berlangsung alot pada set ke tiga karena seri, sehingga harus diberi tambahan waktu. Selain pertarungan keduanya yang cukup sengit, para pemain ganda putra Takalar juga diuji mental dengan banyaknya suporter dari tuan rumah yang hadir memberi dukungan langsung di Gedung ex Farmasi.

Emas kedua dari tennis meja ganda putra ini menambah pundi pundi medali kabupaten Takalar dengan total 5 medali, diantaranya 2 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu, dan menempatkan Takalar pada urutan ke 19. "Kita patut bangga dengan perolehan emas ini yang selama 20 tahun terakhir baru kita bisa raih. Bravo anak anak  kita dan pelatihnya,  terkhusus DR.Adrian yang begitu banyak berkorban untuk mengharumkan nama Kabupaten Takalar," Ujar Ketua KONI Takalar Chalik Suang.

Dok. Humas & Protokol

Hari kedua pelaksanaan Porda Sulsel ke-XVI di Kabupaten Takalar akhirnya membawa angin segar bagi kontingen kabupaten Takalar. Sempat tertinggal dari daerah lain, hari ini atlet lari nomor putra asal Takalar atas nama Prawiranto berhasil menyumbangkan emas pertama untuk kabupaten Takalar. Prawiranto berhasil menjadi juara pertama pada pertandingan lari jarak 400 meter, disusul juara dua dan tiga dari Kota Makassar yang berlangsung di Stadion Bau Maseppe, Kabupaten Pinrang, Selasa (25/9/2018).

"Atletik pecahkan telur Emas putra 400 meter atas nama Prawiranto dan medali perak lari putri 400 meter bernama Sri Wahyuni," Seru Ketua Kontingen Takalar Muhammad Rasul. Medali lain dipersembahkan dari pelari putri asal Takalar bernama Sri Wahyuni yang berhasil menjadi juara dua lomba lari jarak 400 meter dan menyumbangkan medali perak untuk Takalar.

Dok. Humas & Protokol

Sejak diberlakukannya UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU 6/2014 tentang Desa. Batas daerah menjadi sangat tinggi urgensinya dalam rangka tertib administrasi pemerintahan. Karena itu Direktorat Toponimi dan Batas Daerah Kementerian Dalam Negeri mengumpulkan pemerintah kabupaten/kota dalam rangka melakukan verifikasi batas antar daerah yang berlangsung di Jakarta dari 24 s/d 26 September 2018.

Dalam pertemuan tersebut yang berhasil diajukan menjadi produk hukum dalam bentuk Peraturan Menteri Dalam Negeri hanya segmen batas Kabupaten Takalar dengan Kabupaten Jeneponto sementara segmen batas yang lainnya masih dalam tahap verifikasi antar perwakilan pemerintah kabupaten/kota. Pemerintah Kabupaten Takalar pada kegiatan tersebut di hadiri langsung oleh Pj. Sekda Takalar Drs. H. Arsyad, MM didampingi oleh Kabag Tata Pemerintahan Baharuddin,S.Sos.,M.Si.  sementara dari pihak Pemerintah Kabupaten Jeneponto diwakili oleh Asisten Pemerintahan  Pemkab Jeneponto Drs. H. Daming, M.Si.

Pj. Sekda Takalar menyampaikan rasa syukur karena batas antar daerah Takalar-Jeneponto tidak menemui kendala untuk segera di ajukan dalam bentuk Permendagri karena sesungguhnya memang tidak ada masalah, Pada kegiatan ini segmen batas Takalar- Jeneponto  satu-satunya segmen yang bisa di ajukan dalam pertemuan ini diantara empat segmen yang direncanakan oleh Kemendagri. "Ini merupakan hasil kerja keras Tim Penegasan Batas Daerah Kabupaten Takalar yang dimotori oleh Bagian Tata Pemerintahan selama ini telah bekerja maksimal dalam rangka perjuangan untuk mempertahankan batas-batas daerah dan hasilnya sudah di legalkan hari ini tegasnya.

Sementara itu Baharuddin selaku Kabag Tata Pemerintahan menyampaikan rasa syukurnya atas ditetapkannya Permendagri Batas Takalar-Jeneponto yang sudah di tandatangani oleh kedua belah pihak di depan Direktur Batas Daerah Kemendagri, semoga batas antara kabupaten yang lain juga bisa segera menyusul yakni Takalar-Makassar dan Takalar-Gowa. "Sebenarnya Pemkab Takalar sudah siap dengan segmen lainnya tetapi secara internal kabupaten/kota lain belum finalisasi tim penegasan batas daerahnya sehingga mereka akan melakukan finalisasi terlebih dahulu". tegas Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda. Kab. Takalar.

Dok. Humas & Protokol

Bupati Takalar diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Setda. Kab. Takalar Drs. H. Saripuddin, M.Si menerima secara resmi rombongan Peserta Benchmarking (Visitasi Kepemimpinan Nasional) DIKLATPIM II Angkatan XXVII Tahun 2018 BPSDM Provinsi Papua. Bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Takalar. Selasa (25/9/2018) pagi.

Pelatihan kepemimpinan Tk. II angkatan XXVII Tahun 2018 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Prov. Papua tersebut kerjasama PKP2A II LAN RI Makassar untuk melakukan visitasi kepemimpinan Nasional.

Asisten I Setda. Takalar Drs. H. Saripuddin,M.Si  dalam sambutan penerimaannya mengatakan diantaranya bahwa atas nama Pemkab. Takalar mengucapkan terima kasih karena telah memilih Kab. Takalar untuk menjadi tempat sebagai visitasi kepemimpinan DIKLATPIM II Sehingga bisa mengenal lebih jauh Kab. Takalar. Selain itu,  H. Saripuddin juga memaparkan gambaran umum Profil Kab. Takalar,  22 Program prioritas Bupati Takalar, lokasi wisata yang ada di Kab. Takalar serta mata pencaharian masyarakat Takalar.

Sementara itu, Perwakilan PKP2A LAN Makassar Nurwahyudianti dalam laporannya menjelaskan bahwa ada 13 orang peserta Diklatpim II Prov. Papua  yang akan melakukan visitasi kepemimpinan yang berlokasi di desa Bontosunggu dan di desa Aeng Towa yang berlokasi di Galesong Utara Kab. Takalar. "Ke-13 orang Peserta Diklat ini akan melakukan visitasi kepemimpinan selama 2 hari dari tanggal 25 s/d 26 September 2018 di desa Bontosunggu dan desa Aeng Towa Kec. Galut untuk memberikan rekomendasi apa atau inovasi apa yang bisa dilakukan oleh desa itu sendiri sehingga ada yang bisa diadopsi ke instansi masing-masing di papua oleh para peserta Diklat. Dan besok (25/9/2018) para peserta akan menyampaikan rekomendasi hasil visitasi kepemimpinan di sini". Jelas Nurwahyudianti.

Kepala Badan kepegawaian dan pengembangan SDM Takalar, Camat Galesong Utara, Kepala desa Aeng Towa dan Kepala desa Bontosunggu Kec. Galesong Utara juga turut hadir dalam penerimaan peserta Pelatihan tersebut.

Dok. Humas & Protokol

Social Facebook

Social Twitter

Alamat Kantor

Jalan Jend. Sudirman No. 26 Takalar 92212
Telp. (0418) 21116, 21132
Fax. (0418)21105
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.