You are here: Homewebsite
website

website

Bupati Takalar H.Syamsari,S.Pt.MM bersama salah satu Anggota DPR RI dari Komisi VII Thamsil Linrung meninjau Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3 R (Reduce, Reuse, Recycle) "KSM Lipang Bajeng" yang berada di Kelurahan Bajeng Kec. Pattallassang Kab. Takalar Disambut oleh Ketua KSM Lipang  Bajeng Sukmawati, Tamsil Linrung bersama Syamsari memantau proses pengolahan limbah tongkol jagung menjadi pupuk kompos. Kamis (6/9/2018).

Bupati Takalar H. Syamsari berharap pembuatan pupuk kompos menggunakan tongkol jagung ini terus berlanjut, karena selain meningkatkan produktivitas pertanian, sampah tongkol jagung bisa bernilai lebih ekonomis. "Saya harap agar kegiatan proses pupuk kompos dari tongkol nagung ini terus berlanjut sehingga penghasilannya lebih banyak dan meningkatkan produktifitas. Sehingga sampah masyarakat dari tongkol jagung itu bukan hanya sekedar sampah tapi bisa dijadikan sumber penghasilan bagi masyarakat". Harap Bupati Takalar pada kesempatan tersebut.

Sementara itu, Ketua KSM Lipang Bajeng Sukmawati menjelaskan, bahwa TPS 3 R Lipang Bajeng ini melakukan pengolahan limbah tongkol jagung menjadi pupuk kompos yang telah berlangsung tiga minggu. "Pembuatan pupuk kompos ini baru kami lakukan kurang lebih tiga minggu lalu dan hasilnya cukup bagus untuk digunakan menjadi pupuk. Dan kami juga senang atas perhatian pemerintah atas kegiatan kami ini," jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Thamsil Linrung  menjanjikan bantuan untuk menyiapkan motor sampah untuk mengangkut tongkol jagung masyarakat dan menjadikan mesin agar produksi pupuk kompos lebih banyak, yang disampaikan langsung kepada ketua KSM Lipang Bajeng.(Icha)

Dok. Humas & Protokol

Sebanyak 42 warga penyandang masalah kesejahteraan sosial di Takalar yang merupakan penyandang disabilitas tubuh, mendapatkan bantuan sebanyak 15 item dari Kementerian Sosial RI Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar.

Bantuan berupa ternak kambing, ayam, itik, jualan bahan campuran, bahan pembuatan kue,  bengkel motor, pertanian, jualan beras, penjahitan hingga peralatan cukur yang diserahkan simbolis oleh Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.,MM di Aula Kantor Dharma Wanita Persatuan Kab. Takalar. Kamis (6/9/2018).

H. Syamsari menjelaskan pemberian bantuan ini  tidak terlepas dari kerja keras, perhatian dan kepedulian Pemkab Takalar melalui dinas sosial Kab. Takalar yang telah mengirim data PMKS lebih awal dibanding kabupaten lainnya di kawasan Indonesia Timur. Dengan adanya bantuan ini diharap dapat meringankan beban para penerima. "Terima kasih kepada Kementerian Sosial RI Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melalui unit Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar sehingga bantuan ini bisa kami terima  dan langsung disalurkan. Bantuan ini merupakan perhatian kepada pemerintah untuk dapat lebih meningkatkan pendapatan dan menekan angka kemiskinan yang ada di Kab. Takalar". Ungkap Bupati Takalar. Beliau berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban penerima, tetap semangat dan tidak menyerah.

Sementara itu, Saipul Samad selaku Kasubag TU Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar menjelaskan bantuan ini dilakukan setelah melaksanakan kegiatan penjangkauan Penyandang Disabilitas yang berlangsung dari tanggal 3 s/d 6 September 2018. Tujuan dari kegiatan ini untuk panti sendiri adalah memperluas jangkauan pelayanan, menambah target sasaran untuk disabilitas. "Yang utama dalam kegiatan ini adalah memberikan  stimulan bagi penyandang disabilitas yang sudah mengikuti kegiatan yang diberikan agar dapat lebih mandiri, dapat meningkat usahanya, dan bisa ikut berkontribusi kepada keluarga dan Masyarakat." jelasnya lagi. "Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut sehingga menjangkau seluruh penyandang disabilitas. Kami juga berterima kasih kepada Bupati Takalar atas segala dukungan, kontribusi dan kerjasamanya sehingga kegiatan ini berjalan sesuai yang diharapkan". Tutup Kasubag. TU Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar.(Icha)

Dok. Humas & Protokol

Dalam upaya mendukung kesejahteraan petani di Kab. Takalar, Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI) kerjasama dengan Pemkab Takalar dan Lembaga Penelitian, Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (Lp3M) Universitas Muhammadiyah Makassar gelar Pelatihan Penerapan Teknologi Tepat Guna Pengelolaan Limbah Pertanian Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi yang dibuka secara resmi oleh Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt. MM, Kamis 6 September 2018.

Pelatihan yang berlangsung di Dusun Pa'rasangan Beru Desa Tonasa Kec. Sanrobone Kab. Takalar dilaksanakan sehari dengan peserta kurang lebih 100 orang terdiri dari para Kelompok Tani di Desa Tonasa dengan pemateri dari LP3M Universitas Muhammadiyah Makassar Hamsah, SP.MP dan DR. Syamsia, SP.M.Si dengan materi masing-masing yaitu Pembuatan Kompos dari Limbah Batang jagung dan daun jagung dan  pembuatan kerajian bunga berupa bonsai dari kulit jagung.

Bupati Takalar dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini bukan hanya sekedar untuk teknologi tepat guna tetapi membuka lapangan kerja baru dan menjadikan Kab. Takalar sebagai pusat industri pertanian terpadu. Dengan adanya teknologi tepat guna ini, Pemkab takalar mengupayakan lapangan usaha baru seperti penangkaran padi, pembuatan kompos, pembuatan pupuk cair berbasis pakan ternak dan Pemkab Takalar juga telah membentuk kader desa di setiap desa di Kab. Takalar. "Dengan adanya bantuan Bibit padi dari Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung akan mendukung program pemerintah Kab. Takalar untuk penangkaran padi disetiap kecamatan". Jelas Bupati Takalar. "Diharapkan agar Semua komponen yang ada di pertanian memiliki nilai tambah seperti pemanfaatan Limbah Batang jagung dan daun jagung menjadi kompos sehingga rantai ekonomi yang terjadi pada proses pertanian bisa panjang, bukan hanya hasil pertanian tetapi limbahnya juga bisa dimanfaatkan sebagai nilai tambah dari pertanian dan dapat meningkatkan ekonomi petani". Tutup beliau.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung dalam arahannya mengatakan bahwa limbah pertanian diolah agar bisa menjadi biogas atau pupuk sehingga hasil pertanian masyarakat yang tadinya hanya memanfaatkan hasil panen bisa memanfaatkan limbahnya untuk dijadikan pupuk dan masyarakat tidak terlalu tergantung dengan pupuk organik.

Diakhir acara dilanjutkan dengan Penyerahan secara simbolis Paket Teknologi dari wakil ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung kepada Bupati Takalar dan dari Bupati Takalar kepada perwakilan kelompok tani dan Uji Coba Mesin Pencacah Batang Jagung oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung dan Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt. MM dan disaksikan masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam pelatihan tersebut perwakilan Direktur Jendral Risert dan Pengembangan Kementerian Risert, teknologi dan Pendidikan tinggi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Takalar, Kadis Kebersihan & Lingkungan hidup Kab. Takalar, Camat Sanrobone, Tim Peneliti dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Pj. Kepala Desa Tonasa serta para Kelompok Tani di Desa Tonasa.(Ros)

Dok. Humas & Protokol

Tuesday, 04 September 2018 01:52

TAMAN DIGITAL AKAN HADIR DI TAKALAR

Pj. Sekkab Takalar Drs.H.Arsyad Taba,MM. bersama Wakil Pimpinan BNI Sultanbatara dan Maluku Hadi Santoso melakukan peninjauan lokasi rencana  pembangunan Taman Digital Takalar yang berlokasi di jalan beton samping Kantor Bupati Takalar. Selasa (4/9/2018) sore.

Pj. Sekkab saat ditemui menuturkan bahwa Salah satu konsep yang sedang disusun yaitu peningkatan kualitas Kabupaten Takalar dengan membangun Taman Digital. Lanjut dijelaskan, pembangunan Taman Digital dilakukan untuk mendukung program Pemkab Takalar yaitu smart city. Rencana Pemkab untuk memperkuat akses jaringan internet sehingga warga Kabupaten Takalar bisa menikmati layanan tersebut. “Taman digital ini akan dibangun oleh pihak BNI wilayah Sultanbatara dan Maluku. Untuk itu kami dari pihak Pemda mengapresiasi dan berterima kasih kepada BNI dan sepakat bekerja sama untuk membangun Kabupaten Takalar. Penunjukan lokasi taman digital ini atas arahan Bupati Takalar yaitu di samping kantor Bupati ini (samping jalan beton),” Jelas H. Arsyad Taba. "Rencananya pembangunan Taman Digital Takalar ini akan  difasilitasi ATM, wifi dan juga fasilitas taman. Jadi nantinya, taman digital tersebut akan berfungsi sebagai pusat aktivitas jaringan berbasis internet yang diyakini akan memperkuat program Pemkab Takalar yaitu Smart City". Tambahnya. Beliau berharap dengan selesainya taman ini, nantinya diharapkan bisa menjadi Ikon Baru Kabupaten Takalar.

Sementara itu menurut Hadi Santoso selaku wakil pimpinan BNI Wilayah Sultanbatara dan Maluku mengharapkan pembangunan taman digital ini bisa rampung dalam dua (2) bulan ke depan. "Kami dari pihak BNI Wilayah Sultanbatara dan Maluku juga mengapresiasi kinerja pak Bupati karena inovatif, kreatif  dan mau bekerja keras untuk mewujudkan Takalar yang Unggul, Sejahtera dan Bermartabat". Tambah wakil pimpinan BNI Wilayah Sultanbatara dan Maluku tersebut.

Jabir dan Elisa dari BNI wilayah Sultanbatara dan Maluku juga turut hadir dalam peninjauan lokasi.(Icha)

Dok. Humas & Protokol

Senin (3/9/2018), bertempat di aula Kantor Dharma Wanita Persatuan Kab. Takalar telah berlangsung kegiatan penjangkauan penyandang disabilitas Kab. Takalar Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar Tahun 2018. Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.,MM ditandai dengan pemasangan baju peserta kegiatan kepada 3 orang perwakilan peserta. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemda Takalar kerjasama Kementerian Sosial RI Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar tersebut berlangsung selama Empat (4) hari dari tanggal 3 sampai 6 September 2018 diikuti sebanyak 42 peserta penyandang cacat disibilitas dari 9 kecamatan yang ada di Kab. Takalar.

H. Syamsari dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan diantaranya bahwa Ini bentuk perhatian kepada pemerintah untuk dapat lebih meningkatkan pendapatan dan menekan angka kemiskinan yang ada di Kab. Takalar. "Saya berharap kepada para peserta untuk tetap semangat dalam melakukan perubahan, jangan menyerah meski kita mempunyai kekurangan fisik". Harap H. Syamsari. "Saya juga menghimbau kepada Dinas Sosial agar terus membina para peserta ini, memberikan perhatian kepada saudara kita yang penyandang disabilitas" himbau Bupati di akhir sambutannya.

Sementara itu, Hj. Suriaty,S.Sos selaku kepala Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar  dalam sambutannya menjelaskan bahwa Panti Sosial Bina Daksa Wirajaya Makassar adalah unit pelaksana tekhnis Kementerian Sosial RI yang merupakan salah satu sumber layanan kesejahteraan sosial yang bertugas untuk memberikan program pelayanan dan rehabilitasi sosial kepada penyandang disabilitas tubuh dari kawasan Indonesia Timur. "Dipilihnya Kab. Takalar sebagai lokasi penjangkauan tahun 2018 tidak terlepas dari kerja keras, perhatian dan kepedulian dari dinas sosial Kab. Takalar yang telah mengirim data PMKS lebih awal dibanding kabupaten lainnya di kawasan Indonesia Timur". Jelasnya lagi. "Kami harap para peserta dapat mengikuti seluruh kegiatan yang diberikan dan dapat lebih aktif bertanya ke para narasumber yang disiapkan. Dan kami akan dievaluasi atas apa yang diberikan sebelumnya untuk melihat perkembangan dari hasil bantuan tersebut". Urai Kepala Panti Sosial tersebut.

Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Takalar DR. Hj. Irma Andriani,S.Pi.,M.Si hadir untuk memberikan materi, Kadis Sosial Takalar  Muh. Ridwan Tiro,SE.MM bersama staf juga turut serta dalam pembukaan kegiatan tersebut.(Icha)

Dok. Humas & Protokol

Koran Seputar Indonesia (Sindo) memberikan penganugerahan kepada para Bupati/Walikota yang memiliki program-program inovatif dalam pembangunan di daerahnya. Pemberian Penganugerahan berlangsung di Anjungan Pantai Losari City Of Makassar, Kamis (30/08/2018). Dalam acara penganugrahan kepala daerah inovatif tahun 2018 ini turut dihadiri oleh beberapa Bupati/Walikota serta tokoh yang akan dinobatkan dan di anugerahi penghargaan oleh Koran Seputar Indonesia (Sindo).

Bupati Takalar H.Syamsari, S.Pt. MM berhasil mendapatkan penghargaan dan prestasi sebagai Bupati Inovatif dalam kategori lingkungan hidup. Seperti halnya diketahui bahwa salah satu Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Takalar yakni menjadi Takalar Unggul, Sejahtera dan Bermartabat. Kabupaten Takalar dipimpin oleh Pasangan Bupati dan Wakil Bupati H. Syamsari dan H.Achmad Daeng Se’re dengan tagline “SK-HD Berua Baji” hasil Pilkada di tahun 2017, memiliki program unggulan yang tercantum pada P22 SK-HD.

Setelah dilantik sampai saat ini, Bupati Takalar terus melakukan pembenahan dan perbaikan dalam penyusunan program yang inovatif demi mengembangkan pembangunan di daerah KabupatenTakalar. Penilaian terhadap Bupati/Walikota Inovatif itu berdasarkan atas beberapa kriteria penilaian yang ada di pedoman juknis.

Bupati Takalar, H.Syamsari, S.Pt.MM menyampaikan bahwa penghargaan ini atas kerjasama semua elemen, baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat. Namun masih ada beberapa orang yang meragukan kepemimpinan kami, tapi itu semua merupakan hal yang wajar. “Intinya saya selaku Bupati Takalar tetap berusaha semaksimal mungkin demi mewujudkan dan menjadikan Kabupaten Takalar yang Unggul, Sejahtera dan Bermartabat”,tegas Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.MM.

Pada tahun ini, Kabupaten Takalar meloloskan program inovasi ke Tingkat Nasional. Bahkan ada 2 program inovasi yang dibuat oleh Pemkab Takalar, yakni di Bidang Pendidikan dan Bidang Kesehatan. Inovasi ini telah dipresentasikan di Kemenpan RB oleh H. Syamsari dan tim. Sehingga ini  menjadi salah satu penilaian yang menobatkan Bupati Takalar sebagai  kepala daerah inovatif dalam kategori lingkungan hidup dan menerima penghargaan Bupati Inovatif 2018 dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dok. Humas & Protokol

Kembali Telah dilaksanakan Pencanangan Kampung KB tingkat Kecamatan yang diselenggarakan oleh  Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPP dan PA) Kab. Takalar di Dusun Bontomattiro Desa Sawakong Kec. Galsel Kab. Takalar, Rabu 29 Agustus 2018.

Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Takalar DR. Hj. Irma Andriani, S.Pi.,M.Si mencanangan secara langsung Dusun Bontomattiro Desa Sawakong Kab. Takalar sebagai Kampung KB disaksikan oleh Kepala Dinas PPKBPP dan PA Kab. Takalar, Camat Galsel, Kepala Desa Sawakong serta para masyarakat setempat. Pada kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan pekarangan rumah untuk di tanami tanaman yang bermanfaat. Pencanangan Kampung KB ini merupakan program yang digalakkan oleh BKKBN yang bertujuan untuk mensinergikan seluruh program kependudukan KB dan pembangunan keluarga dengan berbagai sektor seperti sektor pendidikan, kesehatan dan pertanian. "Kampung KB merupakan upaya untuk mendekatkan pelayanan dan program KKBPK kepada masyarakat utamanya dalam mengaktualisasiakn peran 8 fungsi keluarga sehingga dapat mewujudkan keluarga kecil, bahagia, sejahtera dan berkarakter. 8 fungsi keluarga diantaranya fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi lingkungan, fungsi cinta kasih, fungsi reproduksi, fungsi pembinaan lingkungan dan fungsi ekonomi" jelas Ketua Tim Penggerak PKK.

Kepala Dinas PPKBPP dan PA Kab. Takalar Drs. H. Haeruddin Mallingkai dalam arahannya mengatakan diantaranya pembentukan kampung KB merupakan tindak lanjut dan upaya untuk dapat menggemakan kembali program KKBPK sehingga manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat terutama yang berada pada wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal dan terpencil. Beliau juga menambahkan bahwa Dusun Bontomattiro Desa Sawakong dipilih sebagai lokasi pencanangan Kampung KB karena sesuai dengan persyaratan untuk kampung KB, dari aspek KB, kesertaan keluarga untuk ber-KB masih rendah, kondisi wilayah secara yang dianggap jauh dri pelayanam umum.

Sementara itu, Camat Galsel Amran T. S.Sos dalam arahannya menyampaikan bahwa Kecamatan Galesong selatan terdiri dari 12 desa, 5 desa diantaranya berada di daerah pesisir dan di Desa sawakong terdapat 5 dusun dengan jumlah KK kurang lebih 500 KK. beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dengan adanya pencanangan Kampumg KB di Kec. Galesong selatan karena dapat meminimalisir jumlah anak dan pembangunan akan semakin meningkat sehingga tingkat Kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat. Pencanangan kali ini di hibur dengan musik tradisional Pakacaping yang dibawakan warga Dusun Bontomattiro Ahmad Dg Pasang dan dirangkaikan dengan penyerahan bibit tanaman Cabe dari Penyuluh KB kepada Kepala Dusun Bontomattiro serta peninjauan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Implan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Takalar.

Usai pencanangan Kampung KB, Ketua Tim Penggerak PKK bersama rombongan meninjau proses pembuatan tirai yang terbuat dari bambu. Para Kepala Desa se- Kec. Galsel, para Kader PKK Kecamatan, Kader KB Dusun Bontomattiro, Kepala Dusun, para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Maasyarakat turut hadir dalam pencanangan tersebut.(Ros)

Dok. Humas & Protokol

Tuesday, 28 August 2018 02:22

VISITASI KEPEMIMPINAN NASIONAL

Bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa (28/8/2018) telah berlangsung penerimaan peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat II Angkatan 20 PKP2A 1 LAN Jatinangor oleh Kepala Bapalitbang Takalar Drs. Achmad Rivai, M.Si mewakili Bupati Takalar.

Dra. Eni Eriani selaku ketua rombongan Diklat menjelaskan bahwa rombongan diklat ini terdiri dari 14 orang ada yang dari Pemprov. Jawa barat, kab. Sukabumi, Kab. Sorong, Kab. Kolaka, Kab. Garut, Kab. Bintang, Kab. Belitung Timur, Pemrov. Maluku Utara, Jawa barat, Pemkot. Tasikmalaya, kab. Purwakarta, kab. Bandung Barat, Kab. Fakfak dan dari Kab. Bogor dan akan mengunjungi dua desa yang ada di Kab. Takalar yaitu di desa pa’rappunganta dan desa Massamaturu. Lanjut dipaparkan, visitasi kepemimpinan Nasional ini mempunyai tujuan untuk membantu memperkuat kepekaan kepemimpinan perubahan terhadap dinamika sosial, ekonomi dan politik di tingkat pemerintahan terkecil yaitu desa dengan output berupa identifikasi permasalahan yang ada di desa serta alternatif solusinya yang kreatif dan inovatif. "Ini dilakukan karena merupakan salah satu kurikulum diklat kepemimpinan Tk. II dimana agenda pembelajaran berupa agenda inovasi. Dalam diklat ini, ada beberapa agenda dilakukan dengan output berupa rancangan proyek perubahan yang merupakan Diklat PIN Pola baru". Jelas Dra. Eni Eriani. "Output dalam diklat ini adalah rancangan alternatif pemecahan masalah yang akan menjadi kontribusi dari para peserta terhadap Kab. Takalar. Mudah-mudahan dalam prosesnya nanti di pemerintahan desa, kami akan memperoleh hasil yang bermanfaat bagi Kab. Takalar untuk perumusan kebijakan dan peningkatan kinerja". Jelasnya lagi.

Sementara itu Kepala Bapalitbang Takalar mewakili Bupati Takalar dalam sambutan penerimaannya menjelaskan letak geografis wilayah Kabupaten Takalar dan menjelaskan visi dan misi serta program prioritas unggulan Bupati dan wakil Bupati Takalar, serta sekilas potensi yang ada di Kab. Takalar secara makro dan secara mikro. "Kami selaku Pemkab Takalar menyampaikan selamat datang di Kab. Takalar kepada rombongan diklat. Semoga para peserta diklat dalam prosesnya nanti di pemerintahan desa, akan memperoleh hasil yang bermanfaat untuk perumusan kebijakan dan peningkatan kinerja" harap Kepala Bapalitbang Takalar, Drs. Achmad Rivai.

Beberapa Pimpinan OPD serta Kabag. Pemerintahan Setda. Takalar turut hadir dalam penerimaan rombongan Peserta Diklat tersebut. Acara dirangkaikan dengan penukaran cendramata antara Pemkab Takalar dengan peserta Diklat dari Kepala Bapalitbang Takalar selaku Pemkab ke peserta diklat yang diterima oleh Dra. Eni Eriani selaku ketua rombongan.(Icha)

Dok. Humas & Protokol

Bupati Takalar H. Syamsari,S.Pt.,MM selaku pembina Gerakan Cabang Pramuka Takalar  pimpin upacara Hari Pramuka ke 57 Kwartir Cabang Gerakan Pramuka  Takalar Tahun 2018.. Bertempat di Lapangan upacara Kantor Bupati Takalar. Selasa, 28 Agustus 2018.

Sebelum upacara dimulai, dilakukan penerimaan penghargaan Lencana Pancawarsa kepada 14 orang pengurus Pramuka dan penerimaan peserta karang Pamitran Nasional tahun 2018 sebanyak 12 orang oleh Bupati Takalar di dampingi Wakil Bupati Takalar H. Achmad Dg. Se're,S.Sos.

H. Syamsari selaku Inspektur Upacara dalam membacakan sambutan seragam tertulis Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr. Adhyaksa Dault, SH., M.Si mengatakan  diantaranya mengucapkan selamat Hari Pramuka ke 57 bagi segenap jajaran dan keluarga Besar Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia dan Perwakilan di Luar Negeri. Lanjut di bacakan, pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada satya dan darma pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati setiap insan pramuka sebagai pedoman bersikap dan berprilaku. Gerakan pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa Indonesia, tentu harus lebih berperan dalam mendidik generasi milineal dewasa ini. "Kepada para penerima penghargaan dari gerakan pramuka, saya ucapkan selamat dan terima kasih atas jasa-jasa, pengabdian dan kerjasama selama ini dalam meningkatkan aktivitas dan kualitas gerakan pramuka dan saya yang memimpin Kwartir Nasional Gerakan pramuka masa bakti 2013-2018 akan berakhir dan menjelang Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka pada bulan september 2018 di kendari Sulawesi tenggara menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak karena belum dapat menjadikan gerakan pramuka sesuai dengan harapan bangsa ini". Tutup ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dalam sambutan seragam tertulisnya yang dibacakan oleh Bupati Takalar.

Turut hadir dalam upacara tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Takalar DR. Hj.  Irma Andriani, S.Pi., M.Si, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Takalar Hj. Megawati Ibrahim,SE.,MM, Pj. Sekkab Takalar Drs. H. Arsyad,MM, para Anggota Forkopimda, Para Pimpinan OPD, Para Kabag. Setda, para Camat serta seluruh Anggota Pramuka yang tergabung dalam Gerakan Cabang Pramuka Takalar se-Kab. Takalar. Usai upacara, ditampilkan parade semaphore dari gugus depan SMPN 3 Polut dan dari gugus depan SMPN 2 Takalar, serta digelar aksi bantuan kemanusiaan pramuka Takalar untuk korban gempa di Lombok NTT.(Icha)

Dok. Humas & Protokol

"Pengurusan perizinan bagi pelaku usaha di Takalar kini di kemas lebih sederhana dan singkat. Penyederhanaan izin usaha ini berdasarkan peraturan bupati nomor 58 tahun 2018 tentang penyederhanaan perizinan dan non perizinan sebagai pelaksanaan Inpres 10 tahun 2016." Jelas Budiar Rosal Saleh,S.STP,M.Adm.Pemb. selaku kepala Dinas penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Takalar saat ditemui di ruan kerjanya. Lanjut di jelaskan bahwa jika sebelumnya pelaku usaha membutuhkan lebih dari 82  perizinan kini disingkat menjadi 24 perizinan dan berlaku untuk semua jenis layanan. "Ini membuktikan bahwa Pemkab Takalar patuh terhadap inpres tentang pencegahan korupsi. Dengan penyerderhanaan perizinan ini, pelaku usaha lebih terarah dan transparansi dalam pengurusan izin," Jelas Kadis Penanaman Modal dan PTSP tersebut.

Selain penyederhanaan perizinan, perizinan juga kini didelegasikan ke Dinas Penanaman Modal dan PTSP berdasarkan Perbup nomor 59 tahun 2018 juga sebagai pelaksanaan Inpres no 10 tahun 2016. "Jadi nanti dilayani satu pintu, akan ada  ruangan untuk pelayanan satu pintu disertai dengan launching secara resmi sistem perizinan online," Tambahnya lagi. Sementara itu Bupati Takalar H. Syamsari menganggap bahwa pelayanan ini merupakan wujud dari reformasi sekaligus implementasi otonomi daerah. "Ini wujud reformasi dan sekaligus implementasi otonomi daerah" tegas Bupati Takalar, H. Syamsari,S.Pt.MM.(Icha)

Dok. Humas & Protokol

Social Facebook

Social Twitter

Alamat Kantor

Jalan Jend. Sudirman No. 26 Takalar 92212
Telp. (0418) 21116, 21132
Fax. (0418)21105
Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.